- Pembuatan piringan hitam di Indonesia mulai pada akhir 1920.
- Tahun 1957 piringan hitam long play diproduksi oleh Irama Record.
- Awal tahun 1940 tiga ragam musik yang utam dan berkembang di Indonesia adalah Keroncong, Gambus, dan Hwaiian ditambah musik semi klasik dan klasik dari orkestra yang disukai Belanda dan kalangan elit bumiputra.
- Awal 1950 bangkitnya musik hiburan, di masa ini lagu-lagu pop menjadi lini terdepan.
- Awal 1960 pengaruh barat makin terasa terhadap musik Indoensia, artis terkenal pada masa itu adalah Titik Puspa, Rahmat Kartolo, Lilis Suryani.
- Pemunculan record label di Indonesia dimulai tahun 1954
- Indonesia absen dalam penandatanganan perlindungan hak cipta “The Berne Convention” tahun 1971.
- Munculnya kompilasi lagu-lagu Barat yang di produksi oleh Hins Collection pada tahun 1969.
- Pada tahun 1985, industri rekaman Indonesia mendapat kecaman dari Internasional.
Setelah menjelaskan bagaimana perkembangan musik jaman dulu, Widi mulai masuk ke bagaimana perkembangan musik di era perkembangan teknologi. Widi menjelaskan bahwa perkembangan musik sejalan dengan kemajuan teknologi. Musik erat berhubungan dengan kemajuan teknologi. Awalnya musik hanya dapat dinikmati ditempat pertunjukan/peribadatan. Sampai ditemukan teknologi Phonograph 1877 oleh Thomas Edison, lalu Radio, hingga perkembangan Vinyl, Kaset, CD dan Internet/Digital saat ini.
Kemajuan teknologi yang mengakibatkan maraknya ilegal download adalah realita yang harus dihadapi para musisi, tinggal bagaimana caranya memutar otak untuk bisa mempertahankan profesi sebagai ‘musisi’. - Astrid Sartiasari, Musisi.
Dilanjutkan dengan sesi tanya jawab, di mana para peserta kelas sangat antusias tanya mengenai musik Indonesia. Ada yang tanya tentang bagaimana cara menembus kontrak rekaman, pembajakan, tentang RBT, kenapa musisi yang terkenal di luar negeri, tapi malah tidak di negeri sendiri. Sampai mengenai portal musik Indonesia.
